Sekolah di Masjid

Belajar Menyenangkan: Kunci Anak Betah Mengaji dan Sekolah

Anak-anak adalah pembelajar ulung. Namun, ketika kata “belajar” dan “mengaji” terasa seperti beban atau kewajiban yang kaku, semangat mereka akan meredup. Impian setiap orang tua adalah melihat anak-anak tumbuh dengan cinta yang tulus terhadap ilmu, baik ilmu duniawi di sekolah maupun ilmu ukhrawi dari Al-Qur’an. Lalu, bagaimana menciptakan lingkungan yang membuat anak-anak betah, bahkan merindukan,

BELAJAR TANGGUNG JAWAB SEJAK DINI SISWA KELAS 5 BERAKSI MERAWAT LINGKUNGAN MELALUI CUCI KENDARAAN

BELAJAR TANGGUNG JAWAB SEJAK DINI SISWA KELAS 5 BERAKSI MERAWAT LINGKUNGAN MELALUI CUCI KENDARAAN

BELAJAR TANGGUNG JAWAB SEJAK DINI SISWA KELAS 5 BERAKSI MERAWAT LINGKUNGAN MELALUI CUCI KENDARAAN  Penulis: Ustadzah Siti Mukholifah Editor: Ustadzah Ratnatus Sa’idah Pendidikan di SD Khairunnas – Sekolah Di Masjid berupaya menyentuh aspek-aspek kehidupan nyata. Baru-baru ini, siswa-siswi kelas 5 telah melaksanakan sebuah kegiatan Life Skill yang tak hanya seru, tetapi juga kaya akan nilai

MENJADI SAHABAT BAGI MURID TANPA KEHILANGAN WIBAWA

MENJADI SAHABAT BAGI MURID TANPA KEHILANGAN WIBAWA

MENJADI SAHABAT BAGI MURID TANPA KEHILANGAN WIBAWA Penulis: Ustadzah Lilik Sofyah Editor: Ustadzah Ratnatus Sa’idah Menjadi guru di era anak-anak Gen Z ini memang beda, Bun! Mereka adalah anak-anak yang lahir di tengah gempuran teknologi, serba cepat, dan sangat terbuka. Mereka bisa belajar apa saja dari YouTube atau TikTok. Tapi, ada satu hal yang tidak

“Belajar dari Rasulullah: Menuntut Ilmu dengan Adab dan Akhlak.”  

Dalam dunia pendidikan modern yang sering kali mengagungkan kecerdasan kognitif dan capaian akademis semata, artikel ini hadir sebagai pengingat fundamental bahwa dalam tradisi Islam, adab dan akhlak adalah mahkota dan pondasi utama bagi setiap penuntut ilmu. Mengapa Adab Lebih Didahulukan daripada Ilmu? Kita semua telah paham, menuntut ilmu adalah kewajiban yang tak terpisahkan dari kehidupan

BEBAS CACING, GIZI MAKSIMAL! #SEKOLAHDIMASJID LINDUNGI SISWA DARI “PENCURI SENYAP”

BEBAS CACING, GIZI MAKSIMAL! #SEKOLAHDIMASJID LINDUNGI SISWA DARI “PENCURI SENYAP”

BEBAS CACING, GIZI MAKSIMAL! #SEKOLAHDIMASJID LINDUNGI SISWA DARI “PENCURI SENYAP” Penulis: Ustadzah Aprinda Diningrum Editor: Ustadzah Ratnatus Sa’idah Cacingan bukan sekadar masalah perut, tapi sebagai “pencuri gizi senyap” yang sering dialami anak usia sekolah karena kebiasaan bermain di tanah, lupa cuci tangan, atau jajan sembarangan. Data Kementerian Kesehatan, cacingan masih menyerang sekitar 28% anak usia

Scroll to Top