Usia dini, yaitu rentang usia 0–6 tahun, sering disebut sebagai masa emas (golden age) dalam perkembangan anak. Pada periode inilah otak anak berkembang dengan sangat cepat, dan hampir 80% koneksi otak terbentuk. Oleh karena itu, masa ini merupakan waktu yang paling tepat untuk menanamkan dasar-dasar pengetahuan, karakter, dan kebiasaan positif. 1. Otak Anak Berkembang Cepat
Berita SMP
Awal Mei Penuh Juara Khairunnas Madura Kembali Meraih Juara
Bulan Mei Penuh Berkah, Santriwati Khairunnas Madura Meraih Juara Lagi dalam Hari Pendidikan Nasional yang Diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Paud dan PNFI Sampang Dokumentasi Foto bersama dengan Bapak Bupati Sampang, Bapak Junaidi Di awal bulan Mei, Alhamdulillah IBS Khairunnas Madura meraih juara 1 dalam ajang perlombaan “PKBM-KU HEBAT” yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Paud dan
Sanggar Bahasa Khairunnas IBS Malang: Latihan Pidato dan MC
Rabu, 30 April 2025 – Khairunnas Islamic Boarding School Malang kembali menggelar kegiatan Sanggar Bahasa Pidato/MC, salah satu program unggulan yang berada di bawah naungan Sanggar Bahasa. Kegiatan ini menjadi wadah bagi santri untuk mengasah keterampilan berbicara di depan umum dan membangun rasa percaya diri dalam komunikasi formal. Kegiatan Sanggar Bahasa Pidato/MC kali ini dilaksanakan
Entrepreneur TK B Khairunnas Surabaya
Entrepreneur Cilik TK B Khairunnas Menumbuhkan Jiwa Wirausaha Sejak Usia TK Di tengah perkembangan zaman yang begitu pesat, kemampuan berwirausaha atau entrepreneurship menjadi keterampilan yang semakin penting, bahkan sejak usia dini. Saat ini, tidak sedikit anak-anak usia taman kanak-kanak (TK) yang mulai diperkenalkan pada dunia usaha melalui berbagai kegiatan kreatif dan edukatif. Lalu, bagaimana sebenarnya
Dari Rumah ke Pesantren: Bukan Sekadar Titip, Tapi Menyambung Peran.
Madiun_Mengirimkan anak ke pesantren bukanlah sekadar tindakan fisik, tapi bagian dari proses panjang mendidik yang melibatkan ikhtiar, tawakkal, dan keikhlasan orang tua. Ust. Muslih selaku mudabbir Khairunnas IBS Madiun menjelaskan bahwa “Titip bukan sembarang titip, tapi ada nilai dan manfaatnya.” Istilah TITIP di sini bukan hanya sekadar menitipkan anak, melainkan sebuah prinsip yang harus diterapkan

