Kemandirian adalah salah satu bekal penting dalam kehidupan anak yang perlu ditanamkan sejak usia dini. Di usia Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-Kanak (TK), anak sedang berada pada masa keemasan perkembangan, di mana mereka cepat menyerap nilai, kebiasaan, dan keterampilan hidup dasar. Di KB TK Khairunnas, penanaman nilai kemandirian menjadi bagian dari pembelajaran sehari-hari
motivasi
Bazar Kreatif Kelas 9 Khairunnas IBS Malang: Puncak Ujian Praktek dengan Olahan Umbi yang Lezat dan Inovatif
Pada tanggal 20 Mei 2025, siswa-siswi kelas 9 Khairunnas IBS Malang menggelar kegiatan bazar sebagai puncak dari ujian praktek mereka. Kegiatan ini menjadi momen berharga bagi para siswa untuk memamerkan keterampilan praktis sekaligus kreativitas dalam mengolah bahan lokal, khususnya umbi-umbian seperti kentang dan ubi. Bazar yang berlangsung di halaman sekolah ini menampilkan berbagai makanan dan
Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK): Jembatan Menuju Kesetaraan Pendidikan.
Madiun_ Lembaga Pendidikan Khairunnas IBS Madiun mulai melaksanakan Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK) pada hari ini (13/5/2025). Kegiatan ini diikuti oleh para peserta didik dari kelas 9, yang berusia dan berada pada tingkat yang setara dengan pelajar SMP. Pelaksanaan UPK ini merupakan bagian dari proses akhir pembelajaran di Program Paket B, yang diakui setara dengan pendidikan
Belajar Berwirausaha di Koperasi Khairunnas IBS Malang Bersama OSIS Khairunnas IBS Malang
Malang – Dalam rangka menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan pelajar, Khairunnas Islamic Boarding School (IBS) Malang melalui Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) bekerja sama dengan Koperasi Khairunnas IBS Malang mengadakan program pembelajaran wirausaha berbasis praktik langsung. Kegiatan ini menjadi sarana edukatif dan inspiratif yang membuka wawasan siswa tentang dunia usaha sejak dini. Membangun Jiwa Mandiri
Perjalanan Tak Terduga Siapa Sangka Aku Menjadi Santriwati
Perjalanan Tak Terduga Siapa Sangka Aku Menjadi Santriwati Pesantren Tahfidz Khairunnas Madura Jika ada yang bertanya kapan pertama kali aku mengenal kehidupan pesantren, maka jawabanku adalah sejak baru saja aku lulus dari Sekolah Dasar (SD). Disaat banyak temanku memilih masuk SMP favorit setelah lulus dari SD, aku justru mengikuti langkah yang tak banyak disangka orang

