Pendidikan Karakter di Pesantren

pendidikan karakter

Pendidikan Karakter adalah sebuah sistem yang menanamkan nilai – nilai karakter peserta didik, yang mengandung komponen pengetahuan, kesadaran, individu, tekad serta kemauan dan tindakan untuk melaksanakan nilai – nilai, baik terhadap Allah SWT, diri sendiri, sesama manusia, lingkungan, maupun bangsa sehingga akan terwujud insan mulia.

Adapun nilai – nilai karakter ditanamkan melalui kegiatan belajar mengajar, bimbingan baca tulis Al – Qur’an, memberikan suri tauladan (perbuatan baik), kegiatan ekstra kulikuler, bimbingan tata cara beribadah, menasehati atau bahkan menegur santri. Hal ini bisa di lihat dari sikap dan perilaku santri yang taat beribadah, hormat terhadap Kyai, Guru (Ustadz / Ustadzah), Pengurus, dan memiliki sikap ramah tamah, lemah lembut, sopan, jujur, tanggung jawab, toleransi, mandiri, cinta ilmu, disiplin, suka menolong, dan bekerja keras, dan amanah di setiap urusan nya.

Dikutip dari Ayat suci Al – Qur’an Surah An – Nahl ayat 125

اُدْعُ اِلٰى سَبِيْلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِيْ هِيَ اَحْسَنُۗ اِنَّ رَبَّكَ هُوَ اَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيْلِهٖ وَهُوَ اَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِيْنَ
Terjemahan:
Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui siapa yang mendapat petunjuk.
Konsekuensi dari arti pentingnya pendidikan dalam kehidupan manusia terlahirlah lembaga – lembaga formal dan non formal misalnya sekolah dan pesantren yang akan mencetak tenaga pembangunan sesuai dengan tingkat kebutuhan masyarakat. Pesantren merupakan lembaga non formal yang dapat nencetak generasi – generasi bangsa yang berkarakter sesuai dengan tujuan pendidikan.
Menurut Undang – Undang No 20 Tahun 2003 Pasal 3 Menyebutkan Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk karakter santri yang bermartabat. Ada 9 Pilar Pendidikan Karakter, diantaranya  adalah:
  1. Cinta Allah dan segenap ciptaanya.
  2. Tanggung Jawab, kedisiplinan, dan kemandirian.
  3. Kejujuran, Amanah, dan Kearifan.
  4. Hormat dan Santun.
  5. Dermawan, Suka menolong, dan gotong royong / bekerjasama.
  6. Percaya diri, kreatif, dan berkerja sama.
  7. Kepemimpinan dan keadilan.
  8. Rendah hati
  9. Toleransi.

Dalam Islam, Karakter atau Akhlak mempunyai kedudukan yang penting dan di anggap mempunyai fungsi yang vital dalam memandu kehidupan masyarakat. Sebagaimana Firman Allah SWT di dalam Al – Qur’an surat An – Nahl ayat 90 sebagai berikut:

 اِنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْاِحْسَانِ وَاِيْتَاۤئِ ذِى الْقُرْبٰى وَيَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاۤءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ
Terjemahan:
Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi bantuan kepada kerabat, dan Dia melarang (melakukan) perbuatan keji, kemungkaran, dan permus  tuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.
Dari ayat di atas dapat di pahami bahwa ajaran islam serta pendidikan karakter mulia yang harus di teladani agar manusia yang hidup sesuai dengan tuntunan syariat yang bertujuan untuk kemaslahatan serta kebahagiaan ummat manusia.

Baca Juga : Ukhuwah Islamiyah

Di Pesantren Khairunnas Santri akan difokuskan untuk menghafal Al-Quran dengan metode pembelajaran yang sudah banyak melahirkan Hafidz/ Hafidzah. Santri juga akan belajar dengan kegiatan kegiatan yang interaktif yang membantu Ananda untuk berfikir kreatif dan inovatif. Pesantren Khairunnas adalah Yayasan pendidikan yang didirikan oleh Lembaga Amil Zakat Nasional terpercaya Nurul Hayat. SD Unggulan Surabaya, SMP Unggulan Malang Tuban Madiun, SMA Terbaik dan Unggulan Surabaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top