Terima Kasih Syeikh Ali Jaber Atas Ilmu untuk Santri KEPQ dan Khairunnas

Indonesia sangat berduka atas berpulangnya Sang guru tercinta, Syekh Ali Jaber. Selama hidupnya, Beliau seringkali mengajarkan umat banyak hal yang menyejukkan hati kita, seperti untuk saling memaafkan satu sama lain, dan hal itu beliau praktikan saat dirinya menjadi korban penusukan saat berceramah.

Syekh Ali Jaber tutup usia kemarin pagi, pukul 8.30 WIB di RS YARSI, Cempaka Putih, Jakarta Pusat (Jakpus). Sosok yang dinilai sejuk ini sebelumnya terkonfirmasi terpapar virus Corona (COVID-19), namun ia meninggal dalam status negatif Corona.

Syekh Ali Jaber menilai peristiwa penyerangan yang dialaminya sebagai bagian dari takdir Allah. Dia tidak menaruh dendam kepada pelaku. Bahkan dia mendoakan tindakan pelaku diampuni.

v

Syekh Ali Jaber mengaku langsung memaafkan Alin, pelaku penusukannya. Syekh Ali Jaber mengaku alasan memaafkan pelaku adalah meniru akhlak Nabi Muhammad SAW.

“Cuma saya ingin meniru Nabi Muhammad SAW, Nabi Muhammad 13 tahun di Mekah, diserang, dihina, sampai dibuang kotoran unta di atas kepalanya, diancam mati,” Disampaikan oleh Syeikh Ali Jaber

Selain itu, Syeikh Ali Jabeer juga sering berbagi tausyiah di Nurul Hayat dan Pesantren Khairunnas. Pesan-pesannya kepada santri KEPQ dan Pesantren Khairunnnas pun sangat membekas. Pesan beliau untuk terus bersemangat menghafalkan kitab suci Al-Quran, karena menghafal Quran adalah jalan yang diinginkan Allah untuk kita santri KEPQ dan Khairunnas, bahwa Allah S.W.T lah yang memilih kita untuk menjadi Hafidz Qurannya, Masya Allah….

Berikut video – video Syeikh Ali Jabeer ketika mengisi Tabligh Akbar di Nurul Hayat

Semoga Syeikh Ali Jabeer dihapuskan dosa-dosanya, di terima segala amal dan jariyahnya serta ditempatkan di tempat yang mulia.

Terima Kasih Syeikh, atas ilmu-ilmunya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top