fbpx

Tips Mendidik Anak agar Tidak Manja

Tips Mendidik Anak agar Tidak Manja yang perlu para orang tua ketahui

Mendidik Anak agar Tidak Manja

Salah satu tips mendidik anak adalah mengajarkan si kecil untuk dapat mandiri sejak kecil. Sayangnya, tujuan ini akan sulit dicapai bila orang tua terlalu memanjakan anaknya. Setiap orang tua tentu ingin membuat anaknya senang. Namun, terkadang hal ini malah menjadi bumerang.

Saking seringnya berusaha membuat anak senang, orang tua menjadi berlebihan dan tanpa sadar membuat anak menjadi sosok yang manja. Padahal, sifat manja ini dapat menimbulkan dampak buruk bagi perkembangan anak kelak.

Banyak orang tua tidak menyadari perlu ada batasan dalam memberikan kenyamanan pada buah hatinya. Anak yang terlalu terbiasa dalam kondisi nyaman cenderung menjadi manja dan tidak bisa mandiri. Bukan berarti orang tua harus bersikap keras dan perhitungan kepada anak.

Namun, sebagai orang tua  juga bertanggung jawab mendidik anak agar dapat menghadapi kesulitan, memecahkan masalah, dan kelak mengurus dirinya. Tips mendidik anak yang perlu diingat: memberikan kebahagiaan kepada anak sama pentingnya dengan memberikan tantangan untuk ia hadapi.

Tips mendidik anak agar tidak tumbuh menjadi sosok yang manja:

Konsisten dengan apa yang diucapkan

Salah satu faktor yang dapat membuat anak cenderung manja adalah karena orang tua tidak konsisten dengan perkataannya. Misalnya, ketika anak meminta sesuatu, lalu Orang tua bilang tidak, kemungkinan besar ia akan merengek dan memaksa orang tua untuk memenuhi keinginannya. Kejadian seperti ini biasanya memaksa orang tua untuk kemudian menuruti kemauan anaknya.

Perubahan sikap dan ucapan yang orang tua tunjukkan akan diingat terus oleh anak. Ia pun berkesimpulan bahwa, jika ia merengek atau memaksa, orang tua akan memenuhi keinginannya. Jika orang tua tidak mengubah sikap seperti ini, maka anak bisa bertumbuh menjadi anak yang manja, selalu ingin kemauannya dituruti, dan tidak bisa menerima penolakan.

Tidak selalu membantu

Orang tua harus dapat mengidentifikasi mana kegiatan anak yang perlu dibantu, dan mana yang bisa ia lakukan sendiri. Misalnya, berikan kebebasan pada anak untuk makan sendiri, memilih baju sendiri, dan membereskan mainan sendiri. Orang tua dapat memberikan bantuan pada kegiatan yang memang perlu keterlibatan orang dewasa, seperti memotongkan kertas, mengambilkan makanan, mempersiapkan peralatan sekolah anak, dan sebagainya.

Tidak boleh berbohong

Tekankan pentingnya berkata dan bersikap jujur pada anak. ini penting bukan hanya untuk mencegah anak  menjadi manja, tetapi juga untuk masa depannya. Ajari anak agar berani bersikap terbuka tentang perasaannya atau masalah yang ia hadapi.

Berikan penjelasan yang jelas

Ketika permintaan anak tidak dituruti oleh orang tuanya, ia akan merasa menangis, marah, dan kesal. Orang tua mungkin akan terenyuh dan tak tega melihat anak merasa sedih seperti itu. Namun, bukan berarti lantas orang tua dapat mengubah sikap dan menuruti kemauan anak. Itu bukanlah langkah yang bijak. Orang tua harus tetap konsisten dengan ucapan dan keputusan yang sudah diutarakan.

Untuk membantu anak mengatasi kesedihannya, Orang tua dapat menyampaikan alasan mengapa menolak menuruti kemauannya secara lembut dan jelas, hingga ia mengerti dan tenang. Hindari memberi penolakan atau larangan kepada anak tanpa penjelasan apa pun. Ini hanya akan membuat anak tak puas dan semakin memaksa. Komunikasi dua arah adalah solusi terbaik untuk memberi pengertian kepada anak, alih-alih bersikap otoriter.

Memberi cukup perhatian

Perhatian yang cukup dari orang tua akan membuat anak bahagia dan nyaman. Perhatian di sini maksudnya bukan sekadar memberikan materi atau barang-barang kesukaan anak. Lebih jauh lagi, perhatian yang dapat turut membentuk karakter mandiri anak adalah kepedulian orang tua terhadap perasaan dan aktivitas anak.

Misalnya, Orang tua sering menemani anak belajar. Duduk di dekatnya dan membantunya menyelesaikan PR dapat berdampak sangat positif, lho. Ia bisa jadi lebih semangat belajar dan bila mengalami kesulitan dapat langsung bertanya pada Orang tua. Selain itu, Orang tua dapat membangun kedekatan emosional dengan mendorong anak untuk mengungkapkan perasaan apa pun yang ia rasakan. Dengan memperlihatkan rasa empati, anak akan merasa tenang dan diperhatikan.

Berikan pujian

Saat anak menunjukkan perilaku yang baik atau menuruti nasihat orang tua, tak ada salahnya memberikan pujian. Dengan begitu, ia akan termotivasi untuk mengulangi tindakan positif tersebut. Ia juga akan merasakan wujud kasih sayang dan perhatian dari pujian yang diberikan oleh orang tuanya. Sebaliknya, bila anak melakukan kesalahan, Orang tua perlu menegurnya dan menekankan pentingnya untuk tidak mengulangi  kesalahan itu kembali. Konsistensi ini akan membuat anak semakin paham membedakan tindakan mana yang boleh dan tidak boleh ia lakukan.

Sekilas Tentang Daycare/KB/TK Khairunnas

TK Khairunnas merupakan TK Islam yang berfokus pada menanamkan Akhlak dan karakter islami untuk Ananda serta fokus pada hafalan Al-Quran. Sehingga DAYCARE KB TK Khairunnas dapat menciptakan generasi islami Hafidz Quran dimulai dari dini. Dengan fasilitas pembelajaran yang lengkap, Daycare KB TK Khairunnas menerapkan pembelajaran yang interaktif yang mampu mengembangkan keterampilan anak baik kreativitas, akademik, serta kompetensi yang sehingga anak menjadi senang setiap harinya. Kegiatan – kegiatan sederhana yang kami rasa bisa meningkatkan keterampilan Ananda seperti outing class, Olahraga, dan Jumat Entrepreneur dimana Ananda dilatih untuk mengenal tentang dunia Entrepreneur, meningkatkan skill kreativitas, negosiasi dan menumbuhkan mindset Anak.

DAYCARE /TK/KB SURABAYA

DAYCARE / TK / KB Sidoarjo

  • Puri Surya Jaya Cluster Taman Athena Blok H-2 No.07 (Daycare & KB)
  • Perum Orhid Regency Blok G No.18 Sidodadi – Candi ( Daycare)

DAYCARE /TK/KB BOJONEGORO

  •  Jl. Lisman Gg Baeno 2 Lr.2 Kel. Campurejo Bojonegoro (Daycare)

DAYCARE /TK/KB TUBAN

  • Alamat kantor;  Jl delima no 70 perbon
  • Alamat sekolah; Jl Mastrip 3 gg koskosan no 01 kel karang kec. Semanding kab Tuban

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top